Junte-se a nós em uma viagem ao mundo dos livros!
Adicionar este livro à prateleira
Grey
Deixe um novo comentário Default profile 50px
Grey
Assine para ler o livro completo ou leia as primeiras páginas de graça!
All characters reduced
Kolose & Filemon - cover
LER

Kolose & Filemon

Dr. Brian J. Bailey

Editora: Zion Christian Publishers

  • 0
  • 0
  • 0

Sinopse

Dalam pengejarannya akan kekudusan, Dr. Brian J. Bailey dituntun untuk menjauh dari sejumlah buku tentang hal ini dan secara ilahi dipimpin kepada kitab Kolose, khususnya pasal 3:1-17. Karena itulah ia menulis buku ini. Tatkala Saudara membaca kebenaran-kebenaran yang terdapat di dalamnya, adalah kerinduan yang tulus dari pengarang agar Saudara pun akan menemukan apa yang dirindukan oleh jiwamu ~ kekudusan yang sejati.

Dalam surat Paulus kepada Filemon, kita bisa melihat lebih daripada sekedar suatu surat pribadi kepada bishop di Kolose. Kita bisa melihat suatu pesan yang penting bagi seluruh Gereja. Surat kepada Filemon, yang ditulis demi budaknya yang telah melarikan diri, Onesimus, adalah sebuah kisah pemulihan. Sebagai seorang "budak" meningkat menjadi seorang "saudara seiman", kita dibawa kepada suatu kesadaran yang baru tentang pengertian sosial dari Injil. Semoga kebenaran-kebenaran ini menjadi suatu sumber pemberi semangat bagi semua yang sedang mendoakan orang-orang kekasih yang telah tersesat jauh, atau sedang bersyafaat bagi "putra-putri rohani" di dalam iman.
Disponível desde: 13/01/2023.

Outros livros que poderiam interessá-lo

  • Kunci Bahagia Itu Ada Padamu - cover

    Kunci Bahagia Itu Ada Padamu

    Isnaeni DK

    • 0
    • 0
    • 0
    Setiap istri memiliki pelanginya masing-masing dalam berumah tangga. Juga tentang lika-liku juga perjuangan menuju salihah yang sempurna, tak akan pernah berjauhan dengan ujian dan tantangan.
    Ver livro
  • Al-Masih: Putra Sang Perawan - cover

    Al-Masih: Putra Sang Perawan

    Tasaro GK

    • 0
    • 0
    • 0
    "Sudahkah kalian dengar kisah Tuhan mengutus juru selamat kepada manusia?"
    
    Kedua mata Matteo de Gesù berpijar-pijar. Oleh matahari pagi, juga semangat yang berapi-api. Dia menatap para budak satu per satu. "Lebih dari seribu tahun lalu, Tuhan mengorbankan satu-satunya putra yang Ia punyai untuk menyelamatkan umat manusia dari dosa. Tidakkah kalian ingin mendengar kisahnya?"
    
    Gesu seorang naturalis asal Italia mendapat misi penyelamatan iman ribuan umat dengan mencari pusaka gereja yang hilang dicuri. Misi itu membawanya ke Batavia yang kala itu sedang menggeliat oleh hiruk-pikuk perdagangan. Pedagang dari berbagai bangsa dan keyakinan hadir menambah semarak dinamika di kota itu. Budak-budak didatangkan dari berbagai tempat untuk menggerakkan roda perekonomian.
    
    Pertemuannya dengan Saathi, seorang gadis Muslim yang misterius, memperkenalkannya pada sosok lain Almasih yang juga disebut dengan penuh hormat oleh umat lainnya. Mesias, Masiyakh, Al-Masih, semua merujuk pada satu sosok yang sama: Dia Putra Sang Perawan.
    Ver livro
  • Dari Perbendaharaan Lama: Menyingkap Sejarah Islam di Nusantara - cover

    Dari Perbendaharaan Lama:...

    Buya Hamka

    • 0
    • 0
    • 0
    Membaca sejarah nenek moyang adalah suatu hal yang meninggalkan kesan yang mendalam di jiwa kita, apalagi jika kita membacanya dengan rasa cinta. Makin ia dibaca makin terbayanglah masa-masa lampau akan meninggalkan jejak yang dalam untuk menghadapi zaman sekarang dan akan datang. Meninjau sejarah hendaklah dengan rasa cinta. Meninjau sejarah hendaklah kita seakan-akan merasakan bahwa kita turut hidup dengan mereka sebab rasa hati dan suka duka kita sekarang adalah rasa hati dan suka duka yang telah mereka tinggalkan untuk kita. Melalui buku Dari Perbendaharaan Lama: Menyingkap Sejarah Islam di Nusantara ini kita akan diajak oleh Hamka untuk menilik kembali sejarah-sejarah para ulama pendahulu kita di nusantara. Dengan bahasa yang hidup, ringan, mengalir, dan sastrawi Hamka membuat kita seolah-olah kembali pada kehidupan masa awal hingga pertumbuhan dan penyebaran Islam di nusantara serta kehidupan masyarakat di bawah naungan panji Islam di nusantara. Nilai-nilai keislaman yang Hamka tuliskan makin memberi nilai tinggi pada buku Dari Perbendaharaan lama: Menyingkap Sejarah Islam di Nusantara ini sehingga layak kita nikmati, dan resapi untuk kemudian kita ambil nilai-nilai positifnya dalam kehidupan.
    Ver livro
  • Refleksi Diri - Kecerdasan - cover

    Refleksi Diri - Kecerdasan

    Helmy Syahrir

    • 0
    • 0
    • 0
    perjalanan spiritual
    Ver livro
  • Mecca I'm Coming - cover

    Mecca I'm Coming

    Salamun Ali Mafaz

    • 0
    • 0
    • 0
    Di Desa Timpik, bergelar haji merupakan cermin status sosial seseorang, karenanya tidak heran banyak yang ingin menunaikan ibadah haji agar status sosialnya berubah. Namun, bagi Eddy menunaikan haji bukanlah untuk status sosial semata, ada hal lain membuatnya ingin memijakkan kaki di Mekkah. Tapi, Eni sang kekasih harus segera dilamarnya, jika tidak, ada pemuda lain yang sudah siap untuk melamar gadis pujaannya itu.
    Dilema rasanya ketika Eddy harus dihadapkan antara pergi ke Mekkah atau melamar Eni, sedangkan tabungan Eddy hanya bisa dipakai untuk salah satunya.
    Di tengah kegalauannya itu, tak disangka-sangka datang sebuah tawaran untuk segera berangkat ke Mekkah. Namun, apa yang harus Eddy relakan jika ia menerima tawaran itu? Dan akankah Eni setia menunggunya?
    Ver livro
  • 5 Titik 1 Koma: Tanpa Jeda Tanpa Batas - cover

    5 Titik 1 Koma: Tanpa Jeda Tanpa...

    Hangka

    • 0
    • 0
    • 0
    Ammar Ihsan Rodhiyyan
    
    Aku bukanlah orang yang pandai beribadah, banyak hal yang aku umpat, bahkan syukurku hanya sedikit. Namun, semuanya berubah saat aku menemukan sebuah buku.
    
    Zaritsa Puteri Cahaya
    
    Namaku Zaritsa, mereka memanggilku si bisu. Tapi, yang bisu adalah mulutku, bukan hidupku. Tiap waktuku adalah tentang bagaimana caranya menebarkan manfaat.
    
    Dengan niat mengembalikan buku itu pada pemiliknya, Ihsan bertemu dengan banyak orang yang mengenal Zaritsa. Dari merekalah Ihsan semakin mengenal Zaritsa. Perjalanan itu mengajarkannya tentang 5 Titik 1 Koma kehidupan.
    
    Namun, saat Ihsan hampir menemukan Zaritsa, ada sesuatu yang memaksa Ihsan berhenti mencarinya. Haruskah perjalanan ini berakhir sia-sia tanpa pertemuan?
    Ver livro