Rejoignez-nous pour un voyage dans le monde des livres!
Ajouter ce livre à l'électronique
Grey
Ecrivez un nouveau commentaire Default profile 50px
Grey
Abonnez-vous pour lire le livre complet ou lisez les premières pages gratuitement!
All characters reduced
Kejadian - cover

Kejadian

Dr. Brian J. Bailey

Maison d'édition: Zion Christian Publishers

  • 0
  • 0
  • 0

Synopsis

Kitab Kejadian adalah kitab pertama dalam Alkitab, dan juga merupakan kitab pertama dari lima kitab yang Allah inspirasikan untuk Musa tulis. Kitab ini adalah kitab tentang Permulaan Segala Sesuatu, dan meletakkan landasan bagi rencana Allah bagi umat manusia.
Kitab ini tepat sekali disebut kitab Genesis [bahasa Inggris dari Kejadian], artinya “asal-muasal,” karena berisi benih-benih pemikiran dan kebenaran-kebenaran semua doktrin alkitabiah termasuk, tetapi tidak terbatas pada: penciptaan langit dan bumi, penciptaan umat manusia, pelembagaan pernikahan dan keluarga, masuknya dosa ke dalam dunia, rencana penebusan, dan penghakiman atas dosa dan ketidaktaatan. Kitab ini juga menyingkapkan kelahiran dan sejarah awal bangsa Ibrani, yang sekarang dikenal sebagai bangsa Israel dengan Abraham, Ishak, dan Yakub sebagai leluhur mereka.
Peristiwa-peristiwa berikut dibahas dalam buku ini:
•  Penciptaan
•  Kejatuhan Manusia
•  Rencana Penebusan
•  Garis Keturunan Orang Baik dan Orang Jahat
•  Air Bah
•  Pencerai-beraian Bangsa-bangsa
•  Kehidupan Abraham
•  Kehidupan Ishak
•  Kehidupan Yakub
•  Kehidupan Yusuf
Adalah penting untuk memahami niat Allah dari permulaan, tujuan-Nya yang semula, karena tanpa hal ini kita tidak dapat dengan tepat menafsirkan atau memahami Firman Allah. Pengilhaman yang terdapat dalam eksposisi buku ini akan membantu Anda memahami banyak kebenaran rohani yang menentukan dan berkaitan dengan kehidupan Gereja secara universal, dan juga kehidupan setiap orang percaya.
Disponible depuis: 22/06/2022.

D'autres livres qui pourraient vous intéresser

  • Dinamis Kritis Bukan Sadis - Critical_Dynamic_Not_Sadistic - cover

    Dinamis Kritis Bukan Sadis -...

    Saikhul Mabrur

    • 0
    • 0
    • 0
    Puji-syukur tetap tercurahkan kepada Tuhan Semesta Alam yang kasih-sayangnya mencakup semesta jagad alam raya. Shalawat beserta Salam-Nya Allah SWT semoga tetap tersanjung dan tercurah kepada Manusia yang paling memahami manusia, manusia yang memuliakan pendahulu-pendahulunya, manusia yang paling manusia sifat kemanusiaannya, manusia yang sempurna lahir dan batinnya, sosok figur umat, menjadi referensi suri-tauladan umat, pemersatu dari berbagai macam segala perbedaan yakni Nabi Muhammad SAW junjungan umat. Setiap persoalan membutuhkan sebuah jawaban yang singkat dan mudah dipahami, terkait latar-belakang usaha-usaha yang dilakukan sukar untuk dilaksanakan, mengembalikan kesadaran-kesadaran yang selama ini belum sepenuhnya disadari dengan tingkah yang secara jujur lagi bijaksana, akan sangat sukar pula menemukan solusi dengan tanpa timbal-balik merenungi jasa para pendahulu. Dan bagaimana tindakan kedepan yang sesuai untuk dilaksanakan. Buku ini menyeolahkan kepada pemaknaan yang dalam, seperti hal-sebuah jalan pemikiran yang perlu diambil bagi setiap manusia tanpa terkecuali, tidak menolak atas masukan dari-pada yang lain, melainkan terbuka dengan lebar saran-saran yang bersifat membangun, guna meningkatkan sebuah kesadaran penuh bagi pembaca umumnya dan penulis khususnya.Harapan untuk kedepannya, buku ini sebagai bacaan yang singkronisasi dengan “life-live” secara langsung, tidak untuk sekedar bacaan yang terperangkap di-kepala namun, hingga pada bukti yang nyata, yaitu sebuah tindakan yang membawa manfaat persatuan persaudaraan. Dengan ini penulis menamainya dengan tema “Dinamis” yang bersifat sub-temanya “Kritis Bukan Sadis”. Tidak dirasakan disegera, namun esok-esok dapat dirasakan pada anak serta cucu nantinya sebagai penerus pendahulunya.
    Voir livre
  • Al-Qur'an: Pedoman Hidup Umat Manusia - cover

    Al-Qur'an: Pedoman Hidup Umat...

    Al-Qur'an

    • 0
    • 0
    • 0
    Al-Qur'an: Pedoman Hidup Umat Manusia 
    Al-Qur'an adalah kitab suci utama dalam agama Islam, yang diimani oleh umat Muslim sebagai firman Allah SWT yang mutlak dan abadi. Wahyu ini diturunkan oleh Allah melalui Malaikat Jibril kepada Nabi terakhir dan penutup, Nabi Muhammad SAW, secara berangsur-angsur selama kurang lebih 23 tahun. Al-Qur'an bukan hanya ditujukan untuk bangsa Arab atau suatu zaman tertentu, melainkan menjadi petunjuk dan rahmat bagi seluruh alam semesta (rahmatan lil 'alamin). 
    Kitab suci ini disusun dalam 114 surah (bab) yang terbagi ke dalam ayat-ayat. Susunannya tidak berdasarkan urutan kronologis turunnya wahyu, tetapi umumnya berdasarkan panjang-pendeknya surah, dari yang terpanjang hingga terpendek. Keindahan bahasa, kedalaman makna, dan kemukjizatan sastranya diakui sebagai sesuatu yang tak tertandingi. 
    Pesan sentral Al-Qur'an adalah **Tauhid**; yaitu mengesakan Allah SWT dan beribadah hanya kepada-Nya. Kitab ini memberikan tuntunan yang lengkap dan sempurna mengenai semua aspek kehidupan manusia, termasuk akidah, ibadah, akhlak, muamalah (hubungan sosial), hingga hukum. Di dalamnya juga terkandung kisah-kisah umat dan nabi terdahulu, seperti Nabi Ibrahim, Musa, dan Isa 'alaihimussalam, sebagai pelajaran dan ibrah. 
    Bagi umat Islam, Al-Qur'an bukan sekadar kitab untuk dibaca, tetapi merupakan pedoman hidup (hudan), sumber hukum, obat penenang hati, dan cahaya penerang dalam kegelapan. Keotentikan dan keasliannya terjaga secara turun-temurun melalui sistem hafalan (hifdz) oleh jutaan penghafal (hafiz/hafizah) dan penulisan yang teliti. Sebagai mukjizat terbesar Nabi Muhammad SAW, Al-Qur'an tetap relevan dan menjadi penuntun umat manusia hingga akhir zaman.
    Voir livre
  • Al-Qur'an - cover

    Al-Qur'an

    Al-Qur'an

    • 0
    • 0
    • 0
    Al-Qur'an: Kitab Suci Umat Islam 
    Al-Qur'an adalah kitab suci umat Islam yang diyakini sebagai firman Allah SWT yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW melalui perantaraan Malaikat Jibril. Wahyu ini turun secara berangsur-angsur selama kurang lebih 23 tahun, pertama kali di Mekkah (ayat-ayat Makkiyah) dan kemudian di Madinah (ayat-ayat Madaniyah). Sebagai pedoman hidup utama, Al-Qur'an menjadi sumber ajaran Islam yang paling fundamental. 
    Kitab ini terbagi ke dalam 114 surah (bab) yang diawali dengan Surah Al-Fatihah dan diakhiri dengan Surah An-Nas. Setiap surah terdiri dari sejumlah ayat. Secara tematis, kandungan Al-Qur'an sangatlah luas. Ia mengajarkan konsep tauhid, yaitu keesaan Allah, menceritakan kisah para nabi dan umat-umat terdahulu sebagai pelajaran, memberikan pedoman hukum untuk kehidupan individu dan sosial, serta menggambarkan tentang hari akhir, surga, dan neraka. 
    Sebuaspek yang sangat penting adalah bahwa Al-Qur'an diturunkan dalam bahasa Arab klasik yang sangat indah dan mendalam. Umat Islam meyakini bahwa keindahan bahasanya adalah suatu mukjizat yang tidak dapat ditandingi. Karena itu, terjemahan Al-Qur'an dalam berbagai bahasa, termasuk bahasa Indonesia, berfungsi untuk memudahkan pemahaman maknanya, tetapi statusnya hanya sebagai tafsir. Teks asli dalam bahasa Arab-lah yang digunakan dalam ibadah shalat. Hingga hari ini, Al-Qur'an terjaga keasliannya melalui hafalan (dalam hati jutaan penghafal/al-hafidz) dan tulisan, tetap menjadi cahaya dan petunjuk bagi umat manusia.
    Voir livre
  • SHOLAWAT ISTINBAT ADAT HIKMAT - Bersholawat-Dengan-Sungguh-Sungguh - cover

    SHOLAWAT ISTINBAT ADAT HIKMAT -...

    Saikhul Mabrur

    • 0
    • 0
    • 0
    Kesungguhan dalam bersholawat adalah salah-satu kunci utama untuk memberikan manfaat mendalam bagi pensenantiasa, pembaca, pengamal sebuah sholawat. Sungguh-sungguh dalam makna yang luas adalah memusat-perhatiankan tujuan bersholawat itu sendiri, maka sebuah aturan yang tidak tertulis, seolah telah jelas terbaca bagi mereka yang terbiasa bisa merasa, untuk pengaktualisasi merasa bisa mohon untuk tidak memberikan sebuah bias-argumentasi ketika membaca buku ini, supaya arah untuk muhasabatun linnafsi akan tetap berkelanjutan atas dasar izin Oleh Yang Maha Kuasa. Dengan Harapan Segala macam tangkapan yang tidak dapat diambil sebuah pelajaran dalam makna sebentar serta tidak abadi untuk tetap dapat mengambil ibrah kemanfaatan yang sesuai. Bukan untuk kepentingan pribadi atau golongan, tetap mengedepankan akhlaqul karimah sesuai dengan yang di ajarkan nabi Muhammad SAW. Kualitas adalah sebuah pemberian Allah SWT bagi yang telah menyadari makna dalam "SHOLAWAT" ini, bagi yang tetap nyaman terhadap sebuah jumlah, tidak mengapa. Bahkan jika diharap bisa menambah, tambahlah dan khidmat lah. Meresapi "SHOLAWAT" bukan hal yang melampaui batas, namun sebaliknya, dengan adanya meresapi makna yang terkandung dalam "SHOLAWAT" akan menambah sebuah penghayatan yang tidak didapatkan pada kesempatan yang lain khusunya bagi para pelaku yang senantiasa istiqomah dalam kegiatan ini. Dan kegiatan ini pada muatan yang dalam ditemukan sebuah porsi di mana keadaan seseorang tidak laku mementingkan diri sendiri, bahkan penting-nya sadar terhadap urusan demikian menjelaskan status mana yang benar-benar terpenting, yakni Rosulullah SAW dan Allah SWT titik.
    Voir livre
  • Refleksi Diri - Kontemplasi - cover

    Refleksi Diri - Kontemplasi

    Helmy Syahrir

    • 0
    • 0
    • 0
    perjalanan spriitual, pengembangan diri dan karir, ESQ
    Voir livre
  • Terjemahan Dan Makna Surat 114 An-Nas (Umat Manusia) The Mankind Edisi Bilingual Ultimate - cover

    Terjemahan Dan Makna Surat 114...

    Jannah Firdaus Mediapro

    • 0
    • 0
    • 0
    Terjemahan Dan Makna Surat 114 An-Nas (Umat Manusia) The Mankind Edisi Bilingual Dalam Bahasa Indonesia Dan Bahasa Inggris Versi Ultimate 
    Surat An-Nas, yang juga dikenal sebagai Surat Umat Manusia, adalah salah satu dari 114 surat dalam Al-Quran. Surat ini diturunkan di Mekkah dan merupakan salah satu surat terpendek dalam Al-Quran, terdiri dari hanya enam ayat. Sejarah turunnya Surat An-Nas berkaitan dengan konteks Mekkah pada masa kenabian Nabi Muhammad SAW. Pada saat itu, masyarakat Mekkah terperangkap dalam praktik penyembahan berhala dan kepercayaan kepada entitas gaib. Mereka juga percaya pada pengaruh buruk setan dan jin. Surat ini turun untuk memberikan panduan kepada umat manusia tentang bagaimana mencari perlindungan dari pengaruh negatif ini. 
    Surah An-Nas, also known as The Mankind, is one of the 114 chapters in the Quran. It was revealed in Mecca and is one of the shortest chapters in the Quran, consisting of only six verses. The historical context of the revelation of Surah An-Nas is closely tied to the situation in Mecca during the prophethood of Prophet Muhammad (peace be upon him). At that time, the people of Mecca were ensnared in idol worship and belief in supernatural entities. They also believed in the negative influence of demons and jinn race.
    Voir livre