Rejoignez-nous pour un voyage dans le monde des livres!
Ajouter ce livre à l'électronique
Grey
Ecrivez un nouveau commentaire Default profile 50px
Grey
Abonnez-vous pour lire le livre complet ou lisez les premières pages gratuitement!
All characters reduced
Kotbah di Bukit - cover

Kotbah di Bukit

Rev. Daniel G. Caram

Maison d'édition: Zion Christian Publishers

  • 0
  • 0
  • 0

Synopsis

Pesan dalam Perjanjian Lama tidak pernah dapat digenapi oleh manusia. Namun Kristus dalam Kotbah-Nya di Bukit, memberikan sebuah hukum yang bahkan lebih tinggi kepada Gereja Perjanjian Baru. Pesan yang didasari oleh kasih karunia dan kebenaranlah yang memampukan umat manusia untuk berkemenangan dalam segala hal. Dalam buku penjelasannya [commentary] tentang Kotbah di Bukit, Rev. Daniel Caram akan memberikan sebuah penjelasan yang jelas dan seimbang tentang hukum yang lebih tinggi yang Kristus berikan bagi Gereja Perjanjian Baru, sehingga kita dapat menjadi orang-orang kudus yang hidup berkemenangan dan memiliki kelimpahan hidup di dalam Kristus Yesus.
Disponible depuis: 05/10/2022.

D'autres livres qui pourraient vous intéresser

  • Amerta Emas Murni - Sebuah Panduan atas Tahapan Jalan Menuju Pencerahan - cover

    Amerta Emas Murni - Sebuah...

    Y.M.S. Dalai Lama III

    • 0
    • 0
    • 0
    AMERTA EMAS MURNI adalah gubahan sastra paling terkenal dari Y.M.S. Dalai Lama III (1543 - 1588). Ini adalah ulasan yang padat dan lengkap atas Baris-baris Pengalaman karya Je Tsongkhapa (1357 - 1419), yang merupakan panduan yang sangat berpengaruh pada Tahapan Jalan Menuju Pencerahan Makhluk dengan Tiga Kapasitas. Meskipun singkat, naskah ini meringkas tiga aspek utama sang jalan (penolakan samsara, bodhicita, dan pandangan terunggul) ajaran-ajaran Buddha Shakyamuni. 
    Dicantumkan pula dalam naskah ini, Baris-baris Pengalaman karya Je Tsongkhapa, biografi singkat Y.M.S. Dalai Lama III dan isi-isi naskah dalam bahasa Tibet. 
    ==== 
    Terjemahan baru Dr. Chok Tenzin Monlam tentang salah satu panduan praktik Jalan Pembebasan yang paling disukai ini adalah sumbangsih sangat penting terhadap pembelajaran Buddhisme. Banyak guru-guru penting terus menggunakan teks yang ditulis oleh Y.M.S. Dalai Lama III ini. Kini kita memiliki terjemahan yang jelas dari seorang akademisi Tibet. 
    - E. Gene Smith, 
    Direktur Eksekutif Tibetan Buddhist Resource Center di Rubin Museum of Art, New York 
    Dalam terjemahan yang gamblang ini, Dr. Chok Tenzin Monlam telah menghadirkan ke hadapan para pembaca salah satu karya klasik tradisi Buddhisme Tibet yang paling diminati. Amerta Emas Murni karya Y.M.S. Dalai Lama III terkenal karena kejelasan dan kefasihan penguraiannya, dan terjemahan ini telah sukses dengan luar biasa dalam menyampaikan kualitas tersebut kepada para pembacanya. 
    - Thupten Jinpa, PhD., 
    Penerjemah utama untuk Y.M.S. Dalai Lama XIV dan presiden Institute of Tibetan Classics, Montreal.
    Voir livre
  • Panduan menuju kebahagiaan - cover

    Panduan menuju kebahagiaan

    Benjamin Delessert

    • 0
    • 0
    • 0
    Sebuah klasik yang gemilang untuk (kembali) ditemukan: Panduan Menuju Kebahagiaan menghimpun renungan, maksim, dan kisah-kisah yang mengangkat hati, guna menelusuri jalan yang sederhana namun menantang menuju kehidupan yang lebih utuh. Di antara kebijaksanaan praktis dan pengangkatan rohani, Benjamin Delessert menawarkan bimbingan penuh ketulusan yang berbicara sekaligus kepada hati dan akal. Di dalamnya terdapat nasihat konkret tentang pengendalian diri, keteraturan, ekonomi, kerja, dan studi, disertai perenungan mendalam tentang suara hati, keadilan, kasih sayang, persahabatan, pengampunan, dan harapan. Kisah-kisah nyata—kadang mengharukan, kadang mengguncangkan—menjelmakan segala kebajikan dalam menghadapi ujian hidup, dan menunjukkan bagaimana setiap hari dapat berubah menjadi kemajuan yang tenang. Dibaca dengan kejernihan dan kehangatan, teks ini menjadi napas kehidupan sehari-hari: hanya beberapa halaman sudah cukup untuk menenangkan, memusatkan perhatian, dan mengilhami tindakan yang benar. Bagi siapa pun yang mencari kompas moral tanpa asketisme, sebuah seni hidup yang memadukan kelembutan dan kekuatan, buku ini adalah sumber keberanian, kedamaian batin, dan sukacita sederhana yang tak pernah habis.
    Voir livre
  • Terapi Ruqyah Ayat Suci Al-Quran Untuk Meningkatkan Kesehatan Mata Dan Menyembuhkan Sakit Mata (Eye Disease) - cover

    Terapi Ruqyah Ayat Suci Al-Quran...

    Jannah Firdaus Mediapro

    • 0
    • 0
    • 0
    Sakit mata merujuk pada kondisi di mana salah satu atau kedua mata mengalami gangguan, ketidaknyamanan, atau perubahan dalam fungsi penglihatan. Gejala sakit mata bisa bervariasi, termasuk peradangan, kemerahan, gatal, nyeri, kepekaan terhadap cahaya, penglihatan kabur, atau bahkan kehilangan penglihatan sementara. 
    Penyebab sakit mata dapat beragam, termasuk infeksi virus atau bakteri, alergi, cedera, ketegangan mata, gangguan refraksi, atau kondisi medis yang lebih serius seperti glaukoma atau katarak. Diagnosis dan pengobatan sakit mata bergantung pada gejala, penyebab, dan tingkat keparahannya. 
    Pengobatan dapat meliputi pemberian obat tetes mata, kacamata atau lensa kontak, terapi laser, atau pembedahan jika diperlukan. Penting untuk segera berkonsultasi dengan profesional medis jika mengalami gejala sakit mata untuk mencegah komplikasi yang lebih serius. 
    Di dalam Islam, terdapat ayat-ayat ruqyah penyembuh dari Kitab Suci Al-Qur’an yang dipercaya memiliki kekuatan untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit, termasuk sakit mata. Namun, perlu diingat bahwa penggunaan ayat-ayat Al-Qur’an dalam ruqyah haruslah disertai dengan keyakinan yang kuat kepada Allah SWT Tuhan Semesta Alam sebagai penyembuh sejati, serta diiringi dengan ikhtiar medis yang diperlukan.
    Voir livre
  • Alquran - cover

    Alquran

    Alquran

    • 0
    • 0
    • 0
    Al-Qur'an adalah kitab suci umat Islam yang diyakini sebagai firman Allah SWT yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW melalui perantara Malaikat Jibril. Wahyu ini turun secara berangsur-angsur selama kurang lebih 23 tahun. Sebagai pedoman hidup, Al-Qur'an tidak hanya berisi ajaran tentang hubungan antara manusia dengan Tuhannya (hablum minallah), tetapi juga mengatur hubungan antarsesama manusia (hablum minannas) serta dengan alam semesta. 
    Isi Al-Qur'an mencakup prinsip-prinsip keyakinan (akidah), ibadah, akhlak mulia, syariat hukum, dan kisah-kisah umat terdahulu yang penuh hikmah. Kitab yang terdiri dari 30 juz dan 114 surah ini menjadi sumber utama ajaran Islam. Keindahan bahasanya yang tak tertandingi dan mukjizatnya yang abadi menjadi bukti kebenaran berasal dari Sang Pencipta. 
    Bagi Muslim, Al-Qur'an adalah petunjuk, pembeda antara yang hak dan batil, serta sumber ketenangan hati. Membaca, mempelajari, dan mengamalkan isinya merupakan ibadah yang sangat dianjurkan. Al-Qur'an terjaga keasliannya hingga akhir zaman dan menjadi panduan abadi bagi umat manusia untuk meraih kebahagiaan di dunia dan akhirat.
    Voir livre
  • Terjemahan Al-Qur'an dalam Bahasa Indonesia - cover

    Terjemahan Al-Qur'an dalam...

    Al-Qur'an

    • 0
    • 0
    • 0
    Pengantar Terjemahan Al-Qur'an dalam Bahasa Indonesia 
    Terjemahan Al-Qur'an dalam Bahasa Indonesia merupakan upaya mulia untuk menghadirkan makna dan pesan-pesan wahyu Allah SWT yang diturunkan dalam bahasa Arab kepada Nabi Muhammad SAW ke dalam bahasa yang dapat dipahami oleh masyarakat Indonesia. Karya terjemahan ini memegang peran yang sangat vital, khususnya bagi umat Islam Indonesia yang tidak memahami bahasa Arab secara mendalam, agar dapat merenungkan ajaran Islam langsung dari sumber utamanya. 
    Proses penerjemahan Al-Qur'an bukanlah tugas yang sederhana. Para penerjemah tidak hanya harus ahli dalam bahasa Arab dan Indonesia, tetapi juga memerlukan pemahaman yang mendalam tentang ilmu tafsir (penafsiran), asbabun nuzul (sebab turunnya wahyu), serta konteks budaya. Tantangan terbesarnya adalah menjaga keotentikan makna dari teks suci yang berbahasa Arab, sambil menghasilkan terjemahan yang mudah dicerna dan sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia yang baik. Karena itu, terjemahan ini sering dilengkapi dengan catatan kaki atau tafsir ringkas untuk memberikan penjelasan tambahan. 
    Kehadiran Terjemahan Al-Qur'an dalam Bahasa Indonesia telah membuka pintu pemahaman yang lebih luas bagi jutaan umat Islam di nusantara. Ia memudahkan dalam mempelajari ajaran-ajaran Islam tentang akidah (keyakinan), syariah (hukum), dan akhlakul karimah (budi pekerti yang luhur). Selain bagi umat Islam, terjemahan ini juga menjadi jendela bagi masyarakat non-Muslim yang ingin mempelajari Islam dari sumber yang otentik, sehingga turut mempromosikan dialog antaragama dan toleransi. 
    Pada akhirnya, terjemahan ini bukanlah pengganti dari Al-Qur'an yang berbahasa Arab, melainkan sebagai jembatan penuh berkah yang menghubungkan hati dan pikiran umat Indonesia dengan pesan abadi Sang Pencipta. Ia adalah sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah dan menerapkan nilai-nilai Kalamullah dalam kehidupan sehari-hari.
    Voir livre
  • Terjemahan Dan Makna Surat 114 An-Nas (Umat Manusia) The Mankind Edisi Bilingual Ultimate - cover

    Terjemahan Dan Makna Surat 114...

    Jannah Firdaus Mediapro

    • 0
    • 0
    • 0
    Terjemahan Dan Makna Surat 114 An-Nas (Umat Manusia) The Mankind Edisi Bilingual Dalam Bahasa Indonesia Dan Bahasa Inggris Versi Ultimate 
    Surat An-Nas, yang juga dikenal sebagai Surat Umat Manusia, adalah salah satu dari 114 surat dalam Al-Quran. Surat ini diturunkan di Mekkah dan merupakan salah satu surat terpendek dalam Al-Quran, terdiri dari hanya enam ayat. Sejarah turunnya Surat An-Nas berkaitan dengan konteks Mekkah pada masa kenabian Nabi Muhammad SAW. Pada saat itu, masyarakat Mekkah terperangkap dalam praktik penyembahan berhala dan kepercayaan kepada entitas gaib. Mereka juga percaya pada pengaruh buruk setan dan jin. Surat ini turun untuk memberikan panduan kepada umat manusia tentang bagaimana mencari perlindungan dari pengaruh negatif ini. 
    Surah An-Nas, also known as The Mankind, is one of the 114 chapters in the Quran. It was revealed in Mecca and is one of the shortest chapters in the Quran, consisting of only six verses. The historical context of the revelation of Surah An-Nas is closely tied to the situation in Mecca during the prophethood of Prophet Muhammad (peace be upon him). At that time, the people of Mecca were ensnared in idol worship and belief in supernatural entities. They also believed in the negative influence of demons and jinn race.
    Voir livre